Berikut “Winglet” Revolusioner Ducati MotoGP

 

Maemoapps.com – Winglet atau biasa disebut dengan sayap kecil dalam dunia MotoGP sebetulnya sudah dikembangkan oleh Ducati pada tahun 2010 lalu. Saat ini kebutuhan winglet pada motor-motor yang berlaga di MotoGP 2017 telah semakin terlihat. Berbagai pabrikan terus mencari solusi desain lain dari winglet setelah komisi MotoGP melarang penggunaan winglet karena dianggap membahayakan pembalap lainnya.

Tentang Winglet dan Desainnya

Winglet

Sebelumnya Yamaha, Suzuki, dan Aprilia secara terang-terangan mengungkapkan bentuk lain dari winglet namun memiliki fungsi yang sama. Sekarang giliran Ducati yang menunjukkan sebuah desain baru sebagai pengganti winglet yang dilarang oleh komisi MotoGP.

Para pengamat MotoGP mengatakan bahwa pengganti winglet tersebut merupakan integrated winglet yang terpasang pada fairing sehingga tidak nampak begitu menonjol seperti winglet yang dahulu sering digunakan dalam MotoGP.

Pihak Ducati juga sudah mencoba untuk melakukan simulasi balapan dalam sebuah tes resmi yang diselenggarakan pada seri pertama musim MotoGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar. Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso terlihat menggunakannya selama tes berlangsung dan menyatakan bahwa performa motornya sangat meyakinkan untuk di bawa ke lintasan balap.

Desain

Yang menarik dari desain winglet yang diusung oleh Ducati adalah tidak ikut-ikutan memakai integrated winglet yang sudah dipasang pada bagian fairing seperti pada pabrikan Yamaha, Suzuki, dan Aprilia. Tim yang berasal dari Italia ini memilih untuk memodifikasi fairing atas atau bagian batok kepala sebagai sebuah peranti pengganti aerodinamika terbaru.

Sehingga, hasilnya terlihat bahwa kepala Ducati GP17 terbaru disebut-sebut seperti memiliki hidung mobil balap Formula1. Inovasi ini merupakan kreasi dari hasil jerih payah Direktur Teknik Danny Aldridge. Bagian motor juga tidak mengalami pelebaran seperti motor yang lainnya.

Teknologi ini berkerja ketika angin menabrak dari arah depan dan dialirkan melalui bagian hidung diharapkan nantinya akan mengurangi efek wheelie (ban depan terangkat) ketika melakukan akselerasi, khususnya ketika motor keluar dari tikungan.

Efek dari fairing ini sangat disukai oleh pembalap Ducati, Dovizioso karena sangat susah mencari pengganti downforce sepeti tahun lalu dengan aturan yang baru. Walaupun tidak memiliki teknologi yang sama persis namun sangat membantu ketika melakukan balapan.