Punya Nissan Infiniti, Service di Lokasi Ini

Maemoapps.com – Konsumen Nissan pasti tidak akan lupa dengan salah satu produk Nissan yang termasuk mewah yaitu Nissan Infiniti. Di dalam negeri mobil ini sudah dihentikan penjualannya.

Nissan Infiniti sendiri dikenalkan di Indonesia pada tahun 2011 dan hanya bisa bertahan kurang lebih delapan tahun. Kendati sudah tidak lagi melakukan aktivitas penjualan, Nissan masih memberikan fasilitas untuk service di dealer Nissan TB Simatupang, tak jauh dari dealer Infiniti lama.

“Infiniti sudah tutup outlet, tapi kami masih menerima aftersales. Kami punya diler di TB Simatupang, 200 meter dari Infiniti, ada outlet Nissan-Datsun. Outlet itu bisa melayani brand Infiniti,” tutur Eiichi Koito, Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia.

“Jadi kami sudah berkomunikasi dengan konsumen infiniti. Jadi tak ada masalah dalam layanan purnajual,” imbuh Koito.

Service Nissan Infiniti tidak bisa dilakukan di semua diler bengkel Nissan, hal ini karena Nissan Motor Indonesia hanya menyediakan satu lokasi saja, tepatnya yang berlokasi di dekat dealer Infiniti saja.

“Jadi hanya di situ saja bisa servis, tak bisa di lokasi dealer Nissan-Datsun lainnya, karena memang mereknya berbeda, dan dari dulu Infiniti tempat servisnya ada di situ,” Koito menambahkan.

Terkait dengan performa penjualannya di Indonesia, model Infiniti tidak pernah mencapai angka penjualan 20 unit selama lima tahun ke belakang. Hal tersebut sudah cukup menjadi alasannya buat NMI tidak pernah membuka diler Infiniti yang kedua, tapi malah mengakhirinya.

Untuk Pasar Indonesia, Nissan Siapkan Strategi Penjualan Baru

Maemoapps.com – Menyambut rencana Nissan M.O.V.E. 2022, PT Nissan Motor Indonesia memaparkan sebuah rencana baru penjuaalan yang akan dilakukan Nissan di pasar otomotif Indonesia.

Strategi pasar tersebut antara lain adalah fokus yang kuat pada pelanggan, ekspansi produk dan perluasan jaringan dealer. Tidak hanya itu, Nissan juga akan meningkatkan semua aspek pengalaman pelanggan di dealer Nissan, termasuk melalui desain fasilitas, proses layanan dan lingkungan digital.

Adanya strategi baru ini juga diketahui merupakan salah satu bagian dari penyelarasan jaringan dealer Nissan di Indonesia, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman merek yang konsisten, superior, dan berbeda kepada pelanggan.

“Nissan memiliki rencana yang jelas akan bisnis penjualan kendaraan dan purna jual. Rencana ini memungkinkan pelanggan untuk menikmati lebih banyak opsi melalui inisiatif Nissan Customer Power 2022. Kami juga akan memperluas bisnis melalui penjualan ritel, korporasi dan fleet,” tutur Alan Caugant.

“Sebagai contoh, Nissan akan mendirikan Nissan Business Centers, yang memastikan pelanggan fleet mendapatkan layanan dan purna jual yang lebih baik melalui berbagai inisiatif,” imbuhnya.

Untuk Pasar China, Nissan Hadirkan Electric Vehicle Pertamanya

Maemoapps.com – Produsen otomotif multinasional asal Jepang, Nissan dikabarkan telah mengenalkan produk terbaru yang merupakan kendaraan listrik pertama Nissan di Beijing, Cina.

Mobil listrik pertama Nissan ini diberinama Nissan Sylphy Zero Emission. Electric vehicle pertama dari Nissan dibuat di negeri Tirai Bambu. Nissan Sylphy Zero Emission diketahui bisa melaju sejauh 338 km.

Pembuatan Nissan Sylphy Zero Emission ini didasarkan pada konsep berbagai desain mobil listrik terlaris di dunia Nissan Leaf. Tidak hanya itu, Nissan Sylphy Zero Emission juga dibekali dengan fitur-fitur canggih.

Bagian dalam Nissan Sylphy Zero Emission ini diketahui cukup luas dan nyaman, hal ini karena Nissan menempatkan baterai Lithium-ion berada di bawah jok sehingga kabin terasa lega.

“Sedan listrik ini merupakan langkah strategi elektrifikasi kami untuk China,” kata Jose Munoz, chief performance officer and chairman of the management committee for China.

Lebih jauh, Jose mengatakan jika Nissan akan memproduksi massal New Sylphy ZE untuk pasar Cina dan salah satu dari 20 model elektrifikasi yang akan diperkenalkan selama 5 tahun ke depan.

Kendati baru pertama menciptakan mobil listrik, akan tetapi Nissan memiliki pengalaman yang luas terkait mobil listrik. Hal ini dikarenakan sejak 7 dekade lalu Nissan melakukan penelitian untuk Baterai mobil listrik.

Leaf menjadi salah satu keberhasilan Nissan dengan penjualan lebih dari 320.000 unit di seluruh dunia. Dan kabarnya, Nissan Sylphy ZE akan dipasarkan pada akhir 2018.

Brain to Vehicle Teknologi Terbaru Dari Nissan

Maemoapps.com – Setelah ramai dengan banyaknya mobil listrik kini ada sebuah teknologi baru yang bisa ditanam didalam mobil yaitu Brain to Vehicle, dengan teknologi ini mobil bisa membaca pikiran dari pengemudi dan bisa berjalan tanpa sopir.

Teknologi Brain to Vehicle sendiri dibuat oleh sebuah produsen otomotif multinasional asal Jepang, Nissan. Dengan teknologi diharapkan mobil bisa membaca pikiran manusia yang berasal dari otak dan memungkinkan mobil bisa berkomunikasi. Dan dengan teknologi ini mobil akan membantu meningkatkan respon dari sang pengendara.

Brain to Vehicle sendiri akan menjalani debut perkenalannya di pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas sebelum memasangnya di setiap mobil produk Nissan. B2V merupakan pengembangan terbaru dari Nissan Intelligent Mobility.

“Saat orang-orang berpikir soal teknologi otonom, kami justru lebih memikirkan ke depan lagi bagaimana manusia bisa mengontrol mesin lebih baik lagi. Teknologi B2V menggunakan sinyal dari masing-masing otak manusia agar berkendara lebih menyenangkan,” ujar Executive Vice President Nissan, Daniele Schillaci dalam siaran persnya.

Dengan adanya teknologi Brain to Vehicle sopir akan sangat terbantu dalam hal respon dan dapat dengan cepat menentukan apakah mobil harus berbelok, menginjak rem, atau pedal gas. Penemuan terbaru dari Nissan ini benar-benar akan sangat membantu.

Tidak hanya itu, teknologi Brain to Vehicle juga bisa mendeteksi dan mengevaluasi ketidaknyamanan seseorang saat berkendara dalam mobil. Sehingga itu bisa mengubah kebiasaannya dalam berkendara.

Teknologi yang dibuat Nissan ini merupakan yang pertama di dunia. Si pengendara bakalan menggunakan sebuah perangkat yang bisa mengukur aktivitas manusia dan kemudian dianalisa lewat sistem digital.

Nissan Laku Keras Jual Mobil Listrik Jenis Nissan Note e-Power

Maemoapps.com – Dalam kurun waktu yang relatif singkat, satu produsen mobil yang berasal dari Jepang yakni Nissan sudah menjual mobil listriknya sebanyak 100.000 unit. Mobil listrik yang laku keras tersebut berjenis mobil listrik Nissan Note e-Power.

Dengan lakunya mobil listrik yang berjumlah tinggi tersebut, pihak Nissan mengadakan acara dalam rangka perayaan dengan menggundang pemilik Note ke-100.000 itu dalam sebuah event di Nagoya Motor Show.

Motor listrik di Note e-Power mengirimkan tenaga yang besar, dengan akselerasi yang responsif dan minim suara dalam berbagai kondisi. Sistem penggerak e-POwer berasal dari teknologi Nissan LEAF. Sama dengan LEAF, sistem Nissan e-POWER menggerakkan roda kendaraan menggunakan motor listrik yang juga didukung oleh baterai lithium-ion on-board.

Namun ada perbedaan diantara kendaraan listrik biasa, teknologi Nissan e-POWER ada keunggulan lantaran tidak membutuhkan charger eksternal. Untuk Nissan e-POWER hanya menggunakan mesin bensin berukuran kecil untuk mengisi daya baterai ketika mobil sedang dikendarai.

Mesin bensin tidak menggerakan roda kendaraan dan beroperasi hanya jika dibutuhkan, melalui sistem kerja seperti ini menghasilkan efisiensi bahan bakar yang optimal.

Saat pertama kali dirilis bulan November 2016, hatchback berukuran ringkas dari Nissan itu dalam 1 bulan pertama terjual 10.000 unit. Penjualan kemudian naik lagi menjadi 30.000 pada bulan Februari 2017, dan 50.000 unit di bulan berikutnya.

Penjualan Mobil Di Indonesia Tahun Ini Tak Alami Peningkatan

Maemoapps.com – Data penjualan yang terjadi pada tahun ini sudah dipastikan tiak mengalami kenaikan atupun penurunan justru lebih ke arah datar. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah memberikan target sebanyak satu juta unit penjualan mobil untuk tahun ini saja.

Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia Eichii Koito mengatakan pasar otomotif di Indonesia beberapa tahun yang lalu sempat melonjak tinggi. Tapi, tahun-tahun belakangan ini cenderung datar.

“Walaupun datar, angka penjuannya masih di atas 1 juta unit, terbesar di Asia Tenggara, itu artinya Indonesia masih menjadi pasar penting bagi Nissan,” kata Koito.

“Itulah kenapa kami sangat berkonsentrasi untuk memperbaiki performa di pasar Indonesia,” katanya.

Selain itu, Kaito juga menuturkan terkait dengan kondisi untuk sekarang ini, 2016 ke 2017 pasar otomotif hampir sama. Dia menilai, penjualan mobil di tahun depan pun kemungkinan tetap datar.

“Walaupun datar, sekali lagi ini masih di atas satu juta dan masih terbesar di Asia Tenggara. Orang-orang mungkin berpikir bahwa pasar Indonesia sedang buruk, tapi jangan lupakan bahwa masih besar,” kata dia.

Soal target penjualan mobil tahun depan, Koito belum bisa menjawabnya. Tapi diharapkan penjualannya akan naik.

“Yang bisa saya katakan Nissan punya banyak pilihan di line up-nya. Jadi mungkin tahun depan kami akan sangat sibuk untuk melakukan peningkatan. Pangsa pasar yg besar di Indonesia masih MPV, LCGC dan SUV. Nissan juga rasanya akan menjadikan tiga segmen itu sebagai backbone,” ujarnya.

Nissan Umumkan Pergantian Airbag Untuk Dilakukan Pergantian Ke Bengkel Resmi Nissan

Maemoapps.com – Pengumuman yang terkait mengenai adanya recall untuk pergantian aibag Takata ada beberapa unit mobilnya sudah dilakuka oleh pihak Nissan Motor Indonesia (NMI). Namun pihak dari Nissan sendiri baru memberitahukan hal tersebut kepada para konsumen untuk segera datang ke bengkel guna mengajukan pergantian komponen airbag Takata yang sudah memakan banyak korban jiwa di dunia.

Namun anehnya, Nissan barumengatakan hal tersebut kepada konsumennya. Padahal melakukan pergantian airbag Takata termasuk hal yang bisa dikatakan sangat penting lantaran mengingat keselamatan nyawa para penggunanya.

Takata memang sudah melakukan kampanye recall besar-besaran di dunia terkait masalah di inflator airbag. Masalahnya, airbag tiba-tiba bisa pecah dengan kekuatan berlebih dan memuntahkan pecahan logam ke kabin yang mengancam pengguna mobil.

Sudah banyak belasan korban jiwa yang meninggal dunia lantaran dampak dari hal tersebut. Masalah airbag Takata juga melanda beberapa pabrikan otomotif, tidak hanya Nissan. Nissan pun menganggap kampanye recall ini sebagai kampanye yang urgent.

“Kalau dibilang urgent tentu saja sangat urgent. Kenapa kita baru mengumumkan secara bertahap, memang kita ada prosesnya. Kita evaluasi dulu, kita akan pemberian informasi secepatnya. Sebelum sampai official, kita memang ada step by step yang harus kita lalui,” kata Budi Nur Mukmin, General Manager Marketing Strategy Nissan Motor Indonesia (NMI) di Ubud, Bali.

Pihaknya juga telah menghimbau untuk para konsumen para pemilik mobil Nissan yang telah mendapatkan informasi terkait pergantian airbag agar secepatnya datang ke bengkel yang resmi. Penggantian airbag itu tidak memakan biaya alias gratis.

Untuk diketahui, Nissan pada bulan September tahun lalu telah mengumumkan melakukan penarikan sebanyak 53.766 unit mobil untuk diganti airbag Takata pada kursi pengemudinya. Beberapa model yang terkena penarikan ini yaitu Grand Livina, Livina, Livina X-Gear produksi April 2007-November 2013. Latio produksi Agustus 2006-Agustus 2009, dan Navara produksi Januari 2011-Desember 2014.

Jika dirinci jumlahnya, kendaraan yang tercakup dalam “voluntary recall campaign” ini adalah Nissan Grand Livina/Livina/X-Gear sejumlah 48.719 unit, Nissan Latio sejumlah 976 unit dan Nissan Navara sejumlah 4.071 unit.