Finish di Posisi Empat Dalam GP Austin Membuat Valentino Rossi Kecewa

Maemoapps.com – Kompetisi balap MotoGP 2018 sudah mencapai seri ke-3 yang sudah berlangsung di Sirkuit Austin, Amerika Serikat. Dalam seri ini, Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang.

Dibawah Marc Marquez ada Vinales di tempat kedua dan Iannone ketiga. Sedangkan, pebalap kebanggaan Italia, Valentino Rossi harus puas menempati posisi keempat yang membuatnya gagal naik podium.

Kegagalan ini juga diakui oleh The Doctor sebagai hasil yang mengecewakan, akan tetapi dirinya tetap memiliki rasa bersyukur karena ada dua Yamaha M1 yang finis empat besar di salah satu sirkuit sulit buat Yamaha.

“Itu tidak berlangsung buruk. Itu seperti akhir pekan positif, tapi saya juga sedikit kecewa karena saya berharap bisa berjuang untuk podium,” kata pembalap bernomer 46 tersebut.

Dalam seri ini, Valentino mengatakan pada pertengahan lap fokusnya hanya untuk mengejar Andrea Iannone dari Suzuki Ecstar yang berada di posisi ketiga. Hal tersebut dia lakukan karena sadar sudah tidak mungkin menyusul Marc Marquez (Repsol Honda) dan Maverick Vinales yang setim dengannya.

“Saya sudah berusaha, tetapi karena suhunya tinggi, saya terkendala dengan ban depan. Saya terlalu banyak ada di batas akhir dan melambat dari yang saya harapkan. Saya tidak bisa mendekat ke Andrea dan itu disayangkan,” ungkap Rossi.

Dari hasil ini, Valentino Rossi mengatakan jika Suzuki berkembang pesat, terutama dalam hal tenaga dan elektronik. Alex Rins dan Iannone dikatakan pembalap kuat dan bisa memberikan masalah karena mereka bekerja dengan baik.

Tidak Meraih Hasil Baik di Seri Pembuka MotoGP 2018, Vinales Kecewa

Maemoapps.com – Rekan Valentino Rossi di Movistar Yamaha, Maverick Vinales menuturkan jika dirinya merasa menyesal karena gagal masuk tiga besar di musim pembukaan MotoGP 2018 yang berlangsung di di Sirkuit Losai, Qatar.

Pada seri pembukaan pembalap asal Spanyol tersebut star di posisi ketujuh dan ketika tembakan pemulai star dimulai Vinales langsung mencoba merangseng masuk ke posisi yang terdepan akan tetapi hal tersebut sulit karena diakui Vinales motor Yamaha YZR-M1 yang ditungganginya belum memiliki setelan yang tepat.

Menjalani balapan hingga selesai, Maverick Vinales berhasil finish di posisi ke enam dengan catatan waktu lebih lambat 3,888 detik dari Andrea Dovizioso yang jadi juara.

“Jujur, saya tak merasa ini merupakan momen terbaik. Seperti yang sudah saya katakan selama tes, kami memiliki beberapa masalah. Saya tak merasa nyaman dengan motornya, akan tetapi kami terus berusaha untuk memecahkan masalah itu,” tutur Vinales seperti dikutip situs resmi Yamaha.

“Kami mencoba sesuatu baru, yang mana dengan temperatur panas, saya sangat menyukainya, akan tetapi malam itu semuanya tidak bekerja. Saya memiliki dua momentum untuk melesat, akan tetapi saya merasa tak nyaman. Jadi, kami harus melanjutkan itu pada balapan selanjutnya untuk menemukan setelan motor yang lebih baik,” kata pembalap asal Spanyol itu.

Sedangkan nasib lebih beruntung di terima Valentino Rossi. Pembalap berjuluk The Doctor itu berhasil finis di peringkat ketiga dengan catatan waktu 0,797 detik dari Dovizioso.

Mempunyai Amunisi Baru di MotoGP 2018, Aprilia Pastikan Raih Lima Besar

Maemoapps.com – Menjelang gelaran MotoGP pada musim 2018 ini, Pabrikan asal Italia Aprilia menegaskan akan memberikan yang terbaik dan bisa masuk kedalam lima besar kompetisi balap terbesar tersebut.

Bukan tanpa alasan, Aprilia sangat percaya diri dengan hasil baik yang akan diperolejnya pada MotoGP 2018, pasalnya sebuah amunisi baru telah disiapkan Aprilia guna mengarungi MotoGP 2018 yaitu RS-GP racikan baru.

Jika menutur dari informasi yang diberikan Aprilia, RS-GP 2018 telah mendapatkan frame baru, dengan distribusi bobot yang direvisi. Tidak hanya itu, sisi suspensi depan dan lengan ayun (swingarm) serat karbon juga mengalami perubahan.

Lebih lanjut, RS-GP 2018 juga akan dilengkapi dengan airbox dan knalpot terbaru dam sudah pasti akan mendapatkan ubahan besar pada performa mesin berupa peningkatan mesin.

“RS-GP 2018 adalah pengoptimalan dan evolusi mendalam dari konsep yang kami dapatkan di trek tahun lalu. Frame sangat baru, begitu juga airbox, sistem pendingin dan aerodinamika,” tutur Racing Manager Aprilia Romano Albesiano.

“Langkah positif pertama dari proyek baru adalah hasil positif selama tes pramusim, dan menarik perhatian dua pebalap kami yang ikut merasakan perkembangannya. Ini membuat kita optimis akan hal ini dua musim MotoGP 2018,” lanjutnya Romano.

Sebagai informasi, gelaran motoGP 2018 akan dimulai pada 18 Maret 2018 dan sirkut pertama untuk memulai kompetisi balap ini adalah GP Qatar di Sirkuit Losail. Dan besar harapan Romano di seri pertama ini guna menguji performa RS-GP 2018.

“Saya mengharapkan pertumbuhan yang konsisten dari Aprilia sepanjang musim, seperti yang telah terjadi pada 2016 dan 2017. Tujuannya masih untuk memperjuangkan posisi di lima besar secara reguler,” tegas Romano.

Pebalap Aprilia untuk musim 2018 ini adalah Aleix Espargaro yang sebelumnya membela tim Suzuki, dan Scott Redding pengganti dari Sam Lowes yang harus kembali ke balapan Moto2.