Nissan Umumkan Pergantian Airbag Untuk Dilakukan Pergantian Ke Bengkel Resmi Nissan

Maemoapps.com – Pengumuman yang terkait mengenai adanya recall untuk pergantian aibag Takata ada beberapa unit mobilnya sudah dilakuka oleh pihak Nissan Motor Indonesia (NMI). Namun pihak dari Nissan sendiri baru memberitahukan hal tersebut kepada para konsumen untuk segera datang ke bengkel guna mengajukan pergantian komponen airbag Takata yang sudah memakan banyak korban jiwa di dunia.

Namun anehnya, Nissan barumengatakan hal tersebut kepada konsumennya. Padahal melakukan pergantian airbag Takata termasuk hal yang bisa dikatakan sangat penting lantaran mengingat keselamatan nyawa para penggunanya.

Takata memang sudah melakukan kampanye recall besar-besaran di dunia terkait masalah di inflator airbag. Masalahnya, airbag tiba-tiba bisa pecah dengan kekuatan berlebih dan memuntahkan pecahan logam ke kabin yang mengancam pengguna mobil.

Sudah banyak belasan korban jiwa yang meninggal dunia lantaran dampak dari hal tersebut. Masalah airbag Takata juga melanda beberapa pabrikan otomotif, tidak hanya Nissan. Nissan pun menganggap kampanye recall ini sebagai kampanye yang urgent.

“Kalau dibilang urgent tentu saja sangat urgent. Kenapa kita baru mengumumkan secara bertahap, memang kita ada prosesnya. Kita evaluasi dulu, kita akan pemberian informasi secepatnya. Sebelum sampai official, kita memang ada step by step yang harus kita lalui,” kata Budi Nur Mukmin, General Manager Marketing Strategy Nissan Motor Indonesia (NMI) di Ubud, Bali.

Pihaknya juga telah menghimbau untuk para konsumen para pemilik mobil Nissan yang telah mendapatkan informasi terkait pergantian airbag agar secepatnya datang ke bengkel yang resmi. Penggantian airbag itu tidak memakan biaya alias gratis.

Untuk diketahui, Nissan pada bulan September tahun lalu telah mengumumkan melakukan penarikan sebanyak 53.766 unit mobil untuk diganti airbag Takata pada kursi pengemudinya. Beberapa model yang terkena penarikan ini yaitu Grand Livina, Livina, Livina X-Gear produksi April 2007-November 2013. Latio produksi Agustus 2006-Agustus 2009, dan Navara produksi Januari 2011-Desember 2014.

Jika dirinci jumlahnya, kendaraan yang tercakup dalam “voluntary recall campaign” ini adalah Nissan Grand Livina/Livina/X-Gear sejumlah 48.719 unit, Nissan Latio sejumlah 976 unit dan Nissan Navara sejumlah 4.071 unit.

Sulitnya Mempunyai Mobil Di Jepang Tidak Segampang Di Indonesia

Maemoapps.com – Tidak seperti di Indonesia, Di negeri sakura ini jika ingin memiliki kendaraan harus mematuhi peraturan yang sudah diberlakukan dan hukumnya wajib. Terkait dengan persoalan kepemilikan kendaraan juga sudah ada aturannya sendiri dan tidak boleh asal sembarangan.

Seperti misal, seorang warga Jepang ingin mempunyai mobil. Tidak hanya harus memiliki uang yang cukup untuk membelinya, warga Jepang harus bisa memenuhi persyaratan seperti wajib memiliki SIM dan juga tempat parkir.

Jadi, tidak semua orang Jepang yang memiliki uang banyak diperbolehkan seenaknya memiliki mobil. Bahkan, dengan mobil yang harus dibeli juga harus sesuai dengan ukuran lahan yang nantinya digunakan untuk parkir di rumahnya.

“Kalau sudah punya tempat parkir, tempat ukuruan parkir kita akan menentukan jenis mobil yang boleh kita beli,” kata pemandu wisata Toyota Tokyo Motor Show Trip 2017, Ping Tjuan yang sudah 22 tahun tinggal di Jepang.

Jadi, kalau tempat parkirnya kecil, warga Jepang hanya bisa beli mobil berukuran compact. Mereka tak bisa beli mobil yang lebih besar.

“Kalau tempatnya cuma muat Yaris ya nggak boleh beli Alphard. It’s not about money,” ucap Ping.

Jaket Touring 7 Gear Siap Keliling ASEAN

 

Maemoapps.com – Salah satu Produsen Produk fashion otomotif dan berbagai kelengkapan berkendara yakni 7 Gear, kali ini bekerja sama dengan Nusantaride untuk dapat memperkenalkan jaket terbarunya yang diberi nama 7 Gear Nusantaride Touring Jacket.

Salah satu Excekutif Officer 7 Gear Industries mengatakan bahwa produk yang pasti digunakan oleh orang banyak pada perjalanan touring lintas lima negara di ASEAN pada events 7 Corrad tentunya terbuat dari material yang sangat berkualitas yakni oxford 100 persen dan polyster pada bagian lapisan luarnya. Sedangkan untuk benangnya atau liningnya menggunakan bahan 100% polyester mesh.

Kelebihan Jaket Touring 7 Gear

Tidak hanya itu saja, ada juga dua ventilasi udara di bagian atas jaketnya yang menggunakan teknologi tertentu yakni teknik velcro. Sehingga hal tersebut akan membuat aliran udara masuk menjadi lebih maksimal. Lalu untuk bagian sampingnya juga ada air flow zipper yang dapat dibuka jika dibutuhkan untuk bisa mendapatkan aliran udara yang lebih banyak lagi.

Bagi pengendara juga dapat menyimpan barang dan terdapat dua kantong saku yang ada pada bagian atas dan dua kantong pada bagian sampingnya. Selain dapat mengimplikasikan desain buka tutup resleting model yang miring maka tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan tersendiri.

Jaket tersebut tentu saja memiliki fitur yang sangat bagus dan canggih yakni double zipper dan resleting ganda yang bermerek YKK. Lubang multifungsinya juga bisa untuk keluar jalur kabel headset.

Selain itu dapat dimanfaatkan juga untuk menempatkan kacamata. Sedangkan untuk bagian pinggangnya dilengkapi juga denganĀ  straping yang bisa disesuaikan. Hal itu akan dapat memberikan kenyamanan lebih ketika Anda menggunakannya.

Harga Jaket Touring 7 Gear

Jaket multifungsi ini juga tentu saja menawarkan satu pilihan yang lebih dominan yakni light brown ornamend red yang memang tersedia dengan berbagai ukuran hingga triple extralarge pun ada. Harga dari jaket ini sangat terjangkau yakni sekitar Rp.700.000 saja.

Sebagai jaket touring tentunya jaket ini dilengkapi juga dengan fitur keamanan yang berupa reflektor cahaya 3 M pada sisi depan dan belakangnya. Pelindung benturan pada sisi sikut, punggung, dan bahu. Protektor tipe CE EN 1621-1 dan CE EN 621-2 juga sudah sesuai dengan standar Eropa yang memiliki karakteristik ringan dan kuat dalam meredam berbagai benturan.