Mempunyai Amunisi Baru di MotoGP 2018, Aprilia Pastikan Raih Lima Besar

Maemoapps.com – Menjelang gelaran MotoGP pada musim 2018 ini, Pabrikan asal Italia Aprilia menegaskan akan memberikan yang terbaik dan bisa masuk kedalam lima besar kompetisi balap terbesar tersebut.

Bukan tanpa alasan, Aprilia sangat percaya diri dengan hasil baik yang akan diperolejnya pada MotoGP 2018, pasalnya sebuah amunisi baru telah disiapkan Aprilia guna mengarungi MotoGP 2018 yaitu RS-GP racikan baru.

Jika menutur dari informasi yang diberikan Aprilia, RS-GP 2018 telah mendapatkan frame baru, dengan distribusi bobot yang direvisi. Tidak hanya itu, sisi suspensi depan dan lengan ayun (swingarm) serat karbon juga mengalami perubahan.

Lebih lanjut, RS-GP 2018 juga akan dilengkapi dengan airbox dan knalpot terbaru dam sudah pasti akan mendapatkan ubahan besar pada performa mesin berupa peningkatan mesin.

“RS-GP 2018 adalah pengoptimalan dan evolusi mendalam dari konsep yang kami dapatkan di trek tahun lalu. Frame sangat baru, begitu juga airbox, sistem pendingin dan aerodinamika,” tutur Racing Manager Aprilia Romano Albesiano.

“Langkah positif pertama dari proyek baru adalah hasil positif selama tes pramusim, dan menarik perhatian dua pebalap kami yang ikut merasakan perkembangannya. Ini membuat kita optimis akan hal ini dua musim MotoGP 2018,” lanjutnya Romano.

Sebagai informasi, gelaran motoGP 2018 akan dimulai pada 18 Maret 2018 dan sirkut pertama untuk memulai kompetisi balap ini adalah GP Qatar di Sirkuit Losail. Dan besar harapan Romano di seri pertama ini guna menguji performa RS-GP 2018.

“Saya mengharapkan pertumbuhan yang konsisten dari Aprilia sepanjang musim, seperti yang telah terjadi pada 2016 dan 2017. Tujuannya masih untuk memperjuangkan posisi di lima besar secara reguler,” tegas Romano.

Pebalap Aprilia untuk musim 2018 ini adalah Aleix Espargaro yang sebelumnya membela tim Suzuki, dan Scott Redding pengganti dari Sam Lowes yang harus kembali ke balapan Moto2.

Hindari Kesalahan Ini Ketika Membeli Busi

Maemoapps.com – Salah satu masalah yang sering dihadapi para pengguna kendaraan roda dua adalah mogok dan dugaan dari mogoknya kendaraan adalah karena busi motor yang bermasalah.

Terkait dengan perangkat yang satu ini fungsinya sebenarnya sederhana yaitu memberikan pengapian kepada mesin dan jika fungsi itu tidak maksimal maka kendaraan bermotor tidak akan berjalan atau mogok.

Daripada memperbaiki lebih baik untuk mengganti yang baru dan pada saat membeli baru ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya tidak salah membeli busi baru.

Dan yang paling penting pada saat pembelian busi baru diungkapan oleh salah satu Technical Support NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano yaitu perhatikan spesifikasi busi yang digunakan kendaraan Anda.

“Penting untuk diketahui, dalam memilih busi harus sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Jika tidak, maka akan timbul kerusakan pada engine,” jelasnya Technical Support NGK Busi Indonesia Diko Oktaviano.

Tidak hanya itu, Diko Oktaviano juga memberikan penjelasan tentang apa saja keselahan yang biasa dilakukan oleh konsumen ketika membeli busi untuk motor.

Pertama adalah membeli busi jenis non-resistor untuk kendaraan bertipe injeksi, padahal kegunaan dari keramik resistor adalah untuk meredam elektrical noise yang timbul pada saat proses pengapian.

Dan untuk keselahan selanjutnya adalah kesalahan menentukan tingkat panas, ketika membeli busi pastikan tingkat panas busi sesuai dengan karakter engine kendaraan.

Dan yang terakhir adalah kesalahan pemilihan dimensi busi contohnya adalah menggunakan busi dengan barrier atau ulir yang lebih pendek dari standarnya. Hal ini akan mengganggu aliran udara sekitar busi.

Dua Varian Scoopy Mendapatkan Penyegaran Warna Menarik

Maemoapps.com – Salah satu produk motor matik andalan Honda yaitu Honda Scoopy dikabarkan akan mengalami penyegaran menarik untuk warna pada bodinya. Kabar baik untuk pecinta motor matik Scoopy ini dibeberkan langsung oleh PT. Astra Honda Motor (AHM) dalam sebuah keterangan resmi.

Kendati akan mendapatkan penyegaran warna yang diklaim akan menambah menarik Scoopi, namun untuk harga dikatakan masih tetap sama dan tidak naik yaitu tetap Rp 17,8 juta. Skutik Scoopy ini juga masih memberikan dua tipe untuk penjualanya yaitu tipe Stylish dan Sporty yang masing-masing akan mendapat penyegaran warna menarik.

Pada Scoopy tipe Stylish akan mendapat penyegaran berupa dua varian warna baru, yaitu Stylish Matte Red dan Stylish White yang sebelumnya hanya ada warna Stylish Matte Brwon dan Stylish Black.

Sedangkan, untuk Scoopy tipe Sporty akan lebih banyak menambahkan varian warna yaitu tiga warna baru diantaranya adalah Sporty White, Sporty Red, dan Sporty Black. Semua warna baru dari Scoopy tipe Sporty akan mendapatkan tempelan stiker baru.

“Penyegaran yang tampil beda dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang disematkan pada New Honda Scoopy diharapkan dapat memberikan kebanggaan bagi pengendaranya yang menyukai gaya hidup sebagai trendsetter di komunitasnya,” jelas Direktur Pemasaran Thomas Wijaya.

Matik Scoopy sendiri merupakan saingat terberat dari Beat pada tahun 2017. Dan sekarang dengan penyegaran ini AHM berharap penjualan Scoopy akan menunjukan peningkatan.

Aprilia Akan Ramaikan Persaingan Motor Sport Cc Kecil

Maemoapps.com – Pasar otomotif dunia untuk motor di kelas motor sport dengan cc kecil nampaknya akan semakin ketat. Seperti yang diketahui persaingan motor sport ini selalu dipimpin oleh Kawasaki yang bersaing dengan Honda, Yamaha, dan Suzuki.

Melihat banyaknya peminat dan respon baik untuk motor sport cc kecil, membuat salah satu perusahaan sepeda motor utama Italia, Aprilia akan terjun dan ikut meraimaikan persaingan motor di kelas ini.

Dengan produk motor sport cc kecil barunya yang diketahui bernama Aprilia RS 150, Aprilia akan ikut bersaing dengan Kawasaki yang sudah punya nama besar di dalam kelas ini. Tidak hanya itu, Honda, Yamaha, dan Suzuki juga terus mencipatakan terobosan baru untuk motor sport cc kecilnya.

Terkait hal ini, sepertinya di Indonesia, Aprilia RS 150 belum bisa dimiliki karena produksi Aprilia RS 150 hanya baru di India.

Aprilia RS 150 mengusung mesin 150 cc satu silider. Dengan ini, Aprilia RS 150 mampu menghasilkan tenaga sebesar 18 PS pada 10.000 rpm, dengan torsi maksimum 14 nm pada 7500 rpm.

Bodi dari Aprilia RS 150 ini masih sama dengan versi big bike supersport dan nakedbikenya yaitu menggunakan sasis twin spar.

Aprilia RS 150 diperkirakan dijual dengan harga 1,25,000 mata uang India dan jika dirupiahkan maka kira-kira Rp 26 jutaan.

Sebuah Inovasi Baru Helm Yang di Lengkapi AC

Maemoapps.com – Helm dalam berkendara merupakan piranti yang sangat penting dipakai oleh pengendara untuk menjaga keselamatan jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi.

Terkait kegunaan dari helm ini, ternyata masih banyak yang masih mengabaikan untuk memakainya, alasannya pun berbagai macam ada yang karena jarak dekat dan ada juga yang gerah dan sumuk.

Membahas alasan karena gerah dan sumuk sepertinya kini bisa diatasi, pasalnya kini ada sebuah helm yang pakai AC. Helm AC ini sendiri diproduksi oleh perusahaan asal India, BluArmor.

Dengan inovasi baru dari BluArmor yang bakal meluncurkan sistem pendingin di helm maka masalah yang sering dialami bikers berupa kepala yang kepanasan akan teratasi.

Helm AC ini sendiri diberi nama BluSnap, BluSnap ini nantinya akan memiliki perangkat yang dioperasikan dengan baterai dan mampu mengalirkan udara sejuk ke dalam helm dan kepala bikers.

BluSnap sendiri diklaim dihargai dengan US$25 atau setara dengan Rp 330 ribuan. BluSnap akan dilengkapi dengan eservoir air, kipas angin listrik, radiator kecil, dan saringan udara. Prosesnya, efek penguapan air pada radiator akan mengalir ke wajah pengendara, dengan udara dingin. Proses tersebut sama dengan saat tubuh Anda berkeringat.

Dengan menggunakan helm BluSnap ini udara panas yang dialami ketika berkendara akan turun sekitar 6 sampai 15 derajat celsius. Tentu saja, itu tergantung seberapa lembab udara di sekitar pengendara.

Kemunculan Lexi Bisa Mengancam Soul GT

Maemoapps.com – Sebuah perusahaan yang memproduksi sepeda motor, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing telah meresmikan produk terbarunya di segmen skutik yaitu Lexi yang merupakan adik dari NMAX di Indonesia.

Yamaha Lexi sendiri diklaim akan busa memberikan kejutan dipenjualannya dan bahkan digadang-gadang akan mengancam semua rivalnya dalam segmen motor yang sama.

Dari informasi yang beredar, Yamaha Lexi akan dibandrol dibawah 20jutaan yang diprediksi hanya sekitar Rp 17 juta – Rp 21 juta. Dari harga ini bisa jadi Lexi akan menggeser saudara terdekatnya yaitu Soul GT, yang dijual Rp 17-an juta.

“Kemungkinan ada, secara kanibalisasi mungkin terjadi. Tapi masih ada konsumen yang mau motor lebih murah lagi ke Soul GT,” tutur Eddy Ang, Deputy GM Marketing YIMM.

Kendati demikian, dari pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menegaskan akan tetap mengembangkan Soul GT akan tetap eksis dipasaran otomotif Indonesia.

Dikatakan oleh pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Yamaha Lexi akan menyasar kepada konsumen yang mau mencoba jadi keluarga maxi, wanita, dan ojek online.

Jaga Tekanan Angin Ban Tubeless Supaya Bertahan Lama

Maemoapps.com – Perangkat kendaraan yang perannya sangat penting yaitu ban didalam produksinya mempunyai 2 tipe yang bisa digunakan oleh para pemilik kendaraan di seluruh dunia, dan 2 tipe tersebut adalah ban biasa (tube type) dan ban tubeless.

Lalu bagaimana jika kedua jenis ban ini dibandingkan? Ternyata ban dengan tipe tubeless diyakini lebih unggul dari ban biasa. Hal ini karena ban tubeless memiliki struktur dan kualitas bahan yang berbeda dari ban biasa. Kendati demikian, ban tubeless juga tetap perlu adanya perawatan supaya tetap mampu bekerja secara maksimal.

Hal ini juga dikatakan oleh seorang mekanik SuperBan yang bernama Supri. Menurut Supri semua jenis ban tetap harus melakukan perawatan termasuk ban jenis tubeless.

Supri juga memberikan sebuah tips atau bisa dibilang perawatan sederhana kepada motor yang menggunakan ban tubeless. Dirinya menganjurkan untuk benar mengisi tekanan pada ban, misalnya untuk jenis matik tekanan ban depannya 30 Psi dan belakang 35 Psi.

Adapun masalah yang akan terjadi jika tekanan ban kurang. “Kalau tekanan angin kurang bisa menyebabkan ban cepat rusak karena hampir semua telapak ban melakukan gesekan dengan aspal, dan membuat ban menjadi cepat panas,” jelasnya Supri.

Tidak hanya itu, Supri juga menyarankan jika ban mengalami kebocoran karena paku atau benda tajam lainnya jangan ditambal hanya dengan lem, karena proses tambal lem jika lem yang digunakan untuk menambal menyebar maka akan bisa merusak permukaan ban.

Lebih lanjut, Supri juga menyarankan untuk para pengguna ban tubless lakukan pemeriksaan secara berkala dan jangan terlalu sering membawa beban berat

Februari Akan Menjadi Kelahiran Dari Honda Monkey 125

Maemoapps.com – Pada gelaran otomotif Tokyo Motor Show 2017 lalu produsen otomotif ternama asal Jepang, Honda pernah mengenalkan sebuah produk uniknya yaitu Honda Monkey, dan setelah lama menunggu nampaknya Honda memberikan jawaban tentang kapan motor unik ini akan diluncurkan.

Di himpun dari informasi dari suatu halaman, Honda Monkey akan segera diluncurkan untuk para konsumen yang sudah menantinya pada bulan Februari 2018 untuk pasar otomotif Negeri Sakura, Jepang. Tidak hanya itu Honda Monkey juga akan mempunyai tipe terbaru dengan mesin 125cc.

Sebagai informasi tambahan, dalam postingan dilaman tersebut membeberkan jika Honda Monkey 125 nantinyab akan tersedia dengan dua varian warna yang menarik para konsumen yaitu kuning dan merah.

Tidak hanya itu, sistem pengereman pada Honda Monkey 125 dikabarkan juga akan memiliki dua varian pengereman antara lain pengereman yang sudah dilengkapi dengan sensor ABS dan pengereman dengan Non-ABS.

Lebih lanjut, Honda Monkey 125 sendiri akan mengusung mesin dengan catatan spesifikasi menggunakan teknologi OHC, satu silinder dan berkapasitas 125 cc. Mesin itu juga diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 9,8 ps di putaran mesin 7000 rpm.

Lexi Produk Terbaru Dari Yamaha

Maemoapps.com – Perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam produk otomotif, Yamaha dikabarkan akan meluncurkan sebuah generasi terbaru dari Yamaha NMax, yaitu Lexi. Hal ini diketahui dari media sosial Yamaha Indonesia yang secara tertutup telah memperkenalkan Lexi atau bisa disebut adik Yamaha NMax.

Munculnya adik Yamaha NMax, yaitu Lexi dibenarkan oleh General Manager After Sales & Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M. Abidin. Produk Yamaha terbaru Lexi memamg benar adanya dan produk ini semantara dipublikasikan khusus untuk diler.

“Memang benar itu perkenalan tapi yang diundang diler-diler, sekitar 1.000-an diler seluruh Indonesia yang terpilih. Jadi kan cuma diperlihatkan tapi mereka pada maju ke depan, jadi ramai,” ujarnya M. Abidin Senin (15/1/2018).

Yamaha Indonesia tidak mengundang awak media memang karena pengenalan Lexi hanya khusus untuk diler, karena acara pengenalan model baru yang akan meluncur ke diler-diler resmi Yamaha.

“memang biasa diadakan. Jadi acara tersebut murni perkenalan ke diler-diler” tutur M. Abidin.

“Saya jadi sibuk nih, dari tadi ngangkatin telepon gara-gara itu (berita peluncuran Lexi),” kata M. Abidin seraya tertawa.

Lebih lanjut, M. Abidin memberikan informasi jika untuk Lexi belum bisa disebutkan tentang harga dan spesifikasi serta hal lainya yang bersangkutan. Dan hanya diler resmi yang mengetahui informasi lebih lanjut tentang produk terbaru Yamaha yakni Lexi tahun ini.

“Kami juga belum jelaskan spesifikasi dan lain-lain cuma ngasih lihat bakal ada model ini di 2018,” pungkasnya M. Abidin.

Memenaskan Mesin Motor Terlalu Lama Dapat Memberi Dampak Negatif

Maemoapps.com – Sudah bukan sebuah rahasia dan ini tentu sering dilakukan oleh para pemilik motor pada pagi hari yaitu memanaskan mesin motornya. Bukan tanpa alasan melakukan kegiatan ini, memanaskan mesin motor tentu perlu dilakukan untuk melumasi semua komponen yang berada di dalam mesin dengan oli.

Membahas lebih jauh tentang cara memanasi motor ternyata masih banyak pemilik motor yang salah dalam metode memanasi mesin motornya, seperti waktu yang cukup lama saat memanasi mesin motor hal ini sering dilakukan karena biasanya sang pemilik juga melakukan sebuah aktivitas lain sembari memanaskan motornya. Namun, perlu diketahui jika memanasi motor dengan waktu yang lama akan berdampak buruk pada mesin motor.

“Kalau memanaskan motor jangan terlalu lama, sekitar 3 menit dan maksimalnya 5 menit. Karena motor zaman sekarang sudah didesain siap pakai,” kata Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta, Rendra Kusuma, saat ditemui di tempat kerjanya di bilangan Dewi Sartika.

Menurut Rendra Kusuma saat kita memanasi motor perangkat lain dalam motor seperti lampu utama akan ikut menyala. Kemudian, lampu yang menyala itu akan
menghasilkan energi panas.

Lebih lanjut, Rendra menginformasikan jika energi panas yang dihasilkan oleh nyala lampu tidak dibuang, muncul kemungkinan bisa merusak lampu utama. Oleh karena itu, Memanaskan motor terlalu lama sangat tidak baik untuk dilakukan.

“Kalau terlalu lama dipanaskan dan motor dalam keadaan diam kan lampunya jadi makin panas karena tidak ada sirkulasi pendinginan, nanti mika lampunya bisa meleleh,” jelasnya Rendra.

Selain dari lampu, leher knalpot juga akan terkena dampak dari lamanya proses memanaskan mesin motot. Menurut Rendra memanaskan motor yang terlalu akan mempercepat leher knalpot menjadi kekuningan hal ini juga karena leher knalpot yang bersentuhan langsung dengan mesin.