Mobil Balap AI Roborace Sukses di Uji di Festival of Speed Goodwood

Maemoapps.com – Semakin majunya perkembangan teknologi dalam segala bidang membuat temuan-temuan baru mulai diciptakan. Salah satunya ada dalam bidang otomotif yaitu mobil balap tanpa pengemudi.

Mendengar kata tersebut tentu membuat kita penasaran, mobil tersebut bernama Roborace yang telah sukses dikenalkan dalam ajang Festival of Speed Goodwood akhir pekan lalu.

Roborace diciptakan dengan kendali sistem AI (artificial Intelligence). Selain itu, Roborace juga dilengkapi beberapa fitur canggih seperti kamera 360 derajat digunaan untuk melihat, empat motor elektrik dengan tenaga hingga 500 tk, beragam prosesor komputer, radar, GPS, ultrasonik dan sensor kamera.

“Sirkuit di Goodwood menyajikan kesulitan level 4 sampai 5 dalam sistem berkendara tanpa pengendara. Sirkuitnya sempit dengan geometri yang komplek, belokan dan tanjakan yang tertutup banyak pohon membuat tim tidak bisa mengandalkan GPS,” tutur kepala perangkat lunak Sergey Malygin.

Dalam ajang Festival of Speed Goodwood, Roborace sukses menjalani pengujian sebagai mobil balap tanpa awak. Akan tetapi kecepatannya masih dibatasi dan hanya mencatatkan kecepatan 120 kpj.

Selain Roborace, ada juga mobil produk lain yang mengusung konsep sama. Mobil tersebut adalah Siemens Mustang 1965 yang dimodifikasi untuk memperlihatkan teknologi autonomous namun untuk berjaga-jaga mereka menyertakan pengemudi di dalamnya.

Goodwood Festival sendiri adalah ajang tahunan bagi penggemar dunia otomotif yang telah diselenggarakan sejak 1993. Menu utamanya adalah kehadiran mobil-mobil dari beragam era, model dan seri balapan. Mereka akan menaiki bukit di lintasan sempit sepanjang 1,8 kilometer dengan pengaman hanya berupa tumpukan jerami.

GIIAS 2018 di Akan Hadirkan Banyak Produk Baru

Maemoapps.com – Setiap pameran otomotif pasti selalu menjadi kesempatan yang baik bagi para produsen otomotif untuk memamerkan produk baru atau penyegarannya. Dalam waktu dekat ini juga akan di selenggarakan Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 pada 2 hingga 12 Agustus.

Pameran otomotif terbesar tersebut akan menjadi panggung bagi 40 kendaraan baru dan konsep yang siap disajikan baik kendaraan roda empat atau roda dua oleh para pelaku otomotif dunia.

“Tak hanya kendaraan baru, kami ingin agar GIIAS bisa menjadi wadah untuk mensosialisasikan berbagai informasi dan kebijakan baru soal industri otomotif Tanah Air,” jelas Yohanes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Yohanes juga menambahkan jika GIIAS 2018 bisa digunakan semua pemangku kepentingan untuk mengenalkan teknologi dan produk, sehingga memberikan pengaruh apik pada penjualan nasional.

“Sekarang ini dari Januari hingga Juni 2018 sudah terjual sekitar 550 ribu unit kendaraan. Saya optimis kinerja industri otomotif nasional sanggup memenuhi target 1,1 juta unit tahun ini. Semoga dengan GIIAS kali ini juga mampu merangsang pasar untuk pertumbuhan positif di semester kedua. Saya optimis sekali,” imbuh lagi Yohanes.

Dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 ini dikatakan oleh Yohanes Nangoi akan diikuti oleh 19 brand (APM) antara lain  Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW dan Wuling.

Sementara 11 merek motor yang terlibat adalah Benelli, BMW Motorrad, Harley-Davidson, Astra Honda Motor, Kawasaki, KTM, Nodzomi, Piaggio, Suzuki, Viar dan Yamaha.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rencanakan Kejutan di GIIAS 2018

Maemoapps.com – Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 (GIIAS) sepertinya akan menjadi ajang untuk saling mengejutkan antara pelaku otomotif, seperti halnya dengan Suzuki.

Lewat agennya di Indonesia yaitu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), pabrikan asal Jepang tersebut diketahui akan memamerkan mobil konsep di ajang GIIAS, yang akan berlangsung pada 2-12 Agustus 2018, di ICE, BSD, Tangerang.

Terkait rencana PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di ajang GIIAS 2018, Harold Donel selaku Head of Product Development & Marketing Research PT SIS mengatakan jika mobil konsep tersebut di rancang khusus untuk pasar otomotif dalam negeri.

“Modelnya city car dan paling penting itu merupakan sub-brand dari Suzuki yang dibuat memang khusus untuk pasar Indonesia saja,” kata Harold di sela-sela acara media test drive All New Ertiga di Ubud, Bali.

Lebih lanjut, Harold juga memberikan penjekasan terkait dengan sub-brand. Katanya, maksud dari sub-brand itu sendiri adalah satu merek yang akan menguatkan brand Suzuki melalui produk baru dan bentuk konsepnya diperlihatkan pada Agustus 2018.

“Mobil konsep itu akan diproduksi massal nantinya. Menyasar ke konsumen anak muda. Artinya pembeli dengan umur sampai 35 tahun,” imbuh Harold.

Sub-brand itu sendiri, khusus digarap oleh PT SIS dan ke depan tidak hanya digunakan pada model baru saja, tetapi bisa memperkuat model lain, seperti Ertiga, Ignis atau yang lainnya juga.

“Jadi ini sebagai indentitas baru Suzuki buat pasar Indonesia. Namanya apa dan bagaimana lengkapnya nanti kita akan informasikan pada Agustus mendatang,” lanjut lagi Harold.

Sokonindo Automobile Tegaskan Segera Ramaikan Pasar MPV di Indonesia

Maemoapps.com – Pemain baru di Indonesia yaitu Sokonindo Automobile menegaskan akan segera meramaikan persaiangan pasar otomotif Indinesia di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) dalam waktu dekat ini.

Kabar tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Alexander Barus selaku CEO Sokonindo Autombile. Dirinya mengatakan jika saat ini Sokonindo Automobile sudah memiliki model Multi Purpose Vehicle (MPV) di pabrik Cikande, Serang, Banten.

“Model Multi Purpose Vehicle (MPV) kami untuk pasar Indonesia sudah ada di pabrik, tapi tunggu dulu. Kami kerja keras dulu untuk yang DFSK (Glory 580) ini,” jelas Alexander.

Seperti yang diketahui Sokonindo Automobile termasuk masih baru di bidang ini dengan model pertama Glory 580, tentu sudah menjadi langkah yang tepat jika terlebih dahulu fokus dengan Glory 580.

Strategi utama Sokonindo Automobile, dijelaskan Alexander adalah untuk mengejar kestabilan sampai Glory 580 bisa diterima konsumen dan diakui pasar. Selain pemasaran, Sokonindo juga akan memperkuat layanan purna jual sampai membuka 50 diler pada tahun ini.

Alexander menyadari pasar Multi Purpose Vehicle (MPV) di Indonesia sangat besar dan juga ketat persaingannya. Namun, pihak Sokonindo Automobile diakui Alexander akan terus melakukan pembelajaran dan pemantauan.

Punya Nissan Infiniti, Service di Lokasi Ini

Maemoapps.com – Konsumen Nissan pasti tidak akan lupa dengan salah satu produk Nissan yang termasuk mewah yaitu Nissan Infiniti. Di dalam negeri mobil ini sudah dihentikan penjualannya.

Nissan Infiniti sendiri dikenalkan di Indonesia pada tahun 2011 dan hanya bisa bertahan kurang lebih delapan tahun. Kendati sudah tidak lagi melakukan aktivitas penjualan, Nissan masih memberikan fasilitas untuk service di dealer Nissan TB Simatupang, tak jauh dari dealer Infiniti lama.

“Infiniti sudah tutup outlet, tapi kami masih menerima aftersales. Kami punya diler di TB Simatupang, 200 meter dari Infiniti, ada outlet Nissan-Datsun. Outlet itu bisa melayani brand Infiniti,” tutur Eiichi Koito, Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia.

“Jadi kami sudah berkomunikasi dengan konsumen infiniti. Jadi tak ada masalah dalam layanan purnajual,” imbuh Koito.

Service Nissan Infiniti tidak bisa dilakukan di semua diler bengkel Nissan, hal ini karena Nissan Motor Indonesia hanya menyediakan satu lokasi saja, tepatnya yang berlokasi di dekat dealer Infiniti saja.

“Jadi hanya di situ saja bisa servis, tak bisa di lokasi dealer Nissan-Datsun lainnya, karena memang mereknya berbeda, dan dari dulu Infiniti tempat servisnya ada di situ,” Koito menambahkan.

Terkait dengan performa penjualannya di Indonesia, model Infiniti tidak pernah mencapai angka penjualan 20 unit selama lima tahun ke belakang. Hal tersebut sudah cukup menjadi alasannya buat NMI tidak pernah membuka diler Infiniti yang kedua, tapi malah mengakhirinya.

Teknologi Canggih BMW Motorrad Indonesia Untuk Semua Produknya

Maemoapps.com – Perkembangan teknologi memang tidak bisa dihentikan, dan kita harus selalu siap untuk menghadapinya. Seperti halnya BMW Motorrad Indonesia yang berhasil membuat sebuah teknologi canggih untuk produk kendaraan miliknya.

Teknologi tersebut adalah Connectivity, fitur ini disajikan dalam layar Thin Film Transistor (TFT) 6,5 inci yang dipasang pada semua produk milik BMW Motorrad Indonesia yang memiliki banyak fungsi untuk memudahkan pengemudinya.

“Fitur akan bisa memainkan musik, kemudian panggilan telepon bisa dilakukan, dan jika konsumen menginstal aplikasi BMW Motorrad Conetcted konsumen dapat melihat kondisi motor kemudian juga dapat melihat navigasi,” jelasnya Product Manager BMW Motorrad Indonesia, Erik Yohannes Handoko.

Connectivity menyediakan dua variasi dalam penggunaannya, antara lain bisa menghubungkan smartphone dengan layar TFT dan juga bisa tanpa menghubungkan smartphone dengan TFT.

Namun ada perbedaannya. Untuk yang tidak menghubungkan smartphone dengan layar TFT hanya dapat tampilan standar yang menunjukkan kondisi kendaraan seperti kecepatan, RPM, posisi gear (gigi motor), temperatur motor, indikator bensin dan tampilan lainnya.

Connectivity juga memberikan beberapa kenyamanan untuk pengemudi seperti dapat melihat musik yang ada di handphone bukan hanya yang terinstal atau yang Bluetooth offline.

Kemudian kelebihan lainnya pengemudi juga dapat menerima dan menjawab telepon melalui sambungan Bluetooth.

“Tanpa Bluetooth tidak bisa menerima panggilan telepon, hanya bisa melihat tampilan saja, lalu jika pakai Bluetooth tidak ada mic-nya sama tidak bisa menerima panggilan telepon,” papar Eric.

Terakhir pengendara dapat melihat fitur navigasi yang lengkap, apalagi jika smartphone yang terhubung dengan layar TFT sudah mengunggah aplikasi BMW Motorrad Connected, fitur navigasi akan lebih lengkap.

Ini Bahan Bakar Yang Cocok Untuk Mercy di Indonesia

Maemoapps.com – Standar emisi di Indonesia yang masih menggunakan EURO II membuat salah satu merek produk dari Mercedes-Benz yaitu Mercy yang penjualannya di Indonesia lumayan tinggi harus pilih-pilih dalam pengisian bahan bakar.

Mercedes-Benz Distribution Indonesia sendiri menegaskan jika semua produknya yang termasuk Mercy sudah menggunakan standar emisi EURO IV dan VI jadi bahan bakarnya tidak boleh sembarangan.

Terkait hal ini, Hari Arifianto selaku Deputy Director Marketing Communication Mercedes-Benz Distribution Indonesia memberikan penjelasan bahan bakar apa saja yang boleh untuk produk Mercy.

Pertama, Hari menjelaskan untuk produk Mercy bermesin diesel, BBM yang layak saat ini tersedia hanyalah Pertamina Dex. Sedangkan untuk mesin bensin, Mercy hanya bisa menggunakan Pertamax Turbo dan Shell V-Power.

“Yang kadar oktannya minimal RON 95,” tutur Hari di Jakarta.

Indonesia sendiri saat ini mulai akan menerapkan standar emisi yang lebih tinggi yaitu EURO IV. Menurut berita yang beredar Indonesia akan berganti emisi EURO IV pada September 2018 untuk mesin bensin; dan Maret 2021 untuk mesin diesel.

Hari menyatakan Mercedes menyambut baik pemberlakuan standar emisi baru ini. Sebab akan bisa menguntungkan baik dari sisi produsen otomotif maupun masyarakat.

“Harapannya polusi bisa ditekan. Kalau lihat tren global juga, saat ini dunia otomotif fokusnya juga sudah ke teknologi yang lebih advance,” kata Hari.

Koenigsegg CCXR Trevita Sang Hypercar Termahal Dunia

Maemoapps.com – Beberapa akhir ini dunia otomotif di kejutkan dengan hadienya sebuah sepeda motor termahal di dunia, dan kini kembali dunia otomotif dikejutkan dengan kehadiran mobil yang diklaim sebagai yang termahal di dunia.

Mobil tersebut di buat oleh pabrikan otomotif asal Swedia dan ditafsir memiliki harga mencapai Rp68 Milliar. Hadirnya mobil termahal tersebut juga dikarenakan banyak konglomerat di dunia yang menganggap memiliki mobil mewah dengan harga mahal menjadi suatu kebanggan tersendiri.

Berbicara mobil mahal didunia dari segmen Hypercar, Koenigsegg CCXR Trevita masih menjadi yang paling mahal dengan harga berkisar US$4,8 juta atau sekitar Rp68 miliaran.

Koenigsegg CCXR Trevita dilapisi berlian yang membuatnya menjadi mahal. Selain itu, Koenigsegg CCXR Trevita juga hanya di produksi secara terbatas. Tercatat hanya ada 3 unit saja, dan 1 unit dipajang di markas Koenigsegg.

Finishing exterior yang disebut sebagai Koenigsegg Propretary Diamond Wave diterapkan pada Koenigsegg CCXR Trevita ini. Teknik tersebut mampu menggabungkan serat karbon dengan berlian.

Koenigsegg CCXR Trevita sendiri dibekali dengan mesin V8 4,8 liter dan dilengkapi dual-supercharger yang mampu menyemburkan daya sebesar 1.004 dk dan torsi yang mencapai 1.080 Nm.

Untuk Pasar Indonesia, Nissan Siapkan Strategi Penjualan Baru

Maemoapps.com – Menyambut rencana Nissan M.O.V.E. 2022, PT Nissan Motor Indonesia memaparkan sebuah rencana baru penjuaalan yang akan dilakukan Nissan di pasar otomotif Indonesia.

Strategi pasar tersebut antara lain adalah fokus yang kuat pada pelanggan, ekspansi produk dan perluasan jaringan dealer. Tidak hanya itu, Nissan juga akan meningkatkan semua aspek pengalaman pelanggan di dealer Nissan, termasuk melalui desain fasilitas, proses layanan dan lingkungan digital.

Adanya strategi baru ini juga diketahui merupakan salah satu bagian dari penyelarasan jaringan dealer Nissan di Indonesia, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman merek yang konsisten, superior, dan berbeda kepada pelanggan.

“Nissan memiliki rencana yang jelas akan bisnis penjualan kendaraan dan purna jual. Rencana ini memungkinkan pelanggan untuk menikmati lebih banyak opsi melalui inisiatif Nissan Customer Power 2022. Kami juga akan memperluas bisnis melalui penjualan ritel, korporasi dan fleet,” tutur Alan Caugant.

“Sebagai contoh, Nissan akan mendirikan Nissan Business Centers, yang memastikan pelanggan fleet mendapatkan layanan dan purna jual yang lebih baik melalui berbagai inisiatif,” imbuhnya.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia Siap Ekspor Traga ke Negara Asia Tenggara

Maemoapps.com – Sukses mengenalkan pikap Traga pertama di dunia di Indonesia, PT Isuzu Astra Motor Indonesia menegaskan jika pihanya akan mengekspor Traga ke negara-negara Asia Tenggara dalam bentuk CBU.

Sebelum itu, Izuzu juga mengatakan akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi Isuzu Traga. Kabar ini telah dikonformasi oleh Product Marketing Dept Head Isuzu, Beny Dwyanto.

Terkait rencana besar Izuzu untuk mengekspor Traga ke negara-negara Asia Tenggara, dikatakan oleh Product Development Division Head, Tonton Eko mengatakan salah satu faktornya karena menjadi basis produksi di dunia.

“Akhir tahun ini kita ekspor, kemungkinan tahun depan baru terealisasi, kemungkinan besar Asia Tenggara,” kata Tonton.

Bahkan Isuzu juga memastikan Isuzu Traga yang akan dikirim ke negara lain dalam bentuk CBU dan berbekal Euro4.

“Kita akan ekspor dalam bentuk utuh atau CBU, ada beberapa negara yang membutuhkan Euro4. Teknologi kita di Isuzu sebetulnya sudah punya, tinggal disesuaikan dengan regulasi dengan negara tertentu,” imbuhnya.

Tidak lupa Beny mengatakan jika pihaknya tidak semerta-merta ikut menambah kapasitas produksi Isuzu di Indonesia walaupun mempunyai varian tambahan Isuzu Traga.

“Belum bisa katakan kalau ada penambahan kapasitas, tapi targetnya dari Mei 2018 itu mencapai 3.000 unit (akhir tahun-Red). Pasarnya tahun kemarin itu mencapai 28.000 unit,” jelas Beny.

“Kita coba realistis, marketnya ini spesifik banget, sebelumnya pemainnya cuma satu, kita betul-betul perhatikan. Keungulan kita coba kita sajikan, agar valeu-nya bisa tersampaikan. Karena dari tahun 70 modelnya itu-itu saja,” Beny mengakhiri.