Power Window Gampang Macet? Coba Lakukan Cara Ini

Maemoapps.com – Dijaman yang sudah canggih ini banyak mobil sudah mengadopsi fitur power window. Power window memudahkan kita untuk menaikan dan menurunkan posisi jendela dengan otomatis dan tidak manual. Dan dengan adanya fitur ini baik pengemudi dan penumpang bisa mengatur kaca jendela secara elekrtis.

Namun, disetiap kemudahan yang ditawarkan oleh power window juga terdapat sebuah masalah yang sering dialami seperti power window bisa tiba-tiba macet sehingga kaca jendela mobil tidak beroperasi dengan optimal. Hal ini bisa membuat kaca mobil menjadi miring atau tidak menutup sempurna.

Menanggapi masalah ini, ada sebuah laman yang membeberkan bagaimana cara khusus untuk melakukan perawatan kepada power window tidak macet.

1. Lakukan pengecekan power window setiap enam bulan sekali

Melakukan pengecekan power window minimal enam bulan sekali sangat disarankan untuk para pemilik mobil, pasalnya mobil yang sering dipakai berpergian tentulah akan dipenuhi dengan debu jalanan dan jika debu tersebut menumpuk tentu akan merusak power window mobilmu.

2. Bersihkan karet kaca mobilmu dengan silicon spray

Silicon spray dirasa menjadi pilihan yang tepat jika dibandingkan dengan cairan penetran, hal ini dikarenakan cairan penetran justru akan mengundang debu untuk datang kembali. Berbeda dengan silicon spray yang mempunyai sifat netral. Dalam membersihkan karet kaca mobilmu coba perhatikan juga karet penghalang debu yang menempel pada kaca sebelum kaca diturunkan. Semprot sepanjang jalur karet dan termasuk karet yang menempel pada frame pintu.

Lexi Produk Terbaru Dari Yamaha

Maemoapps.com – Perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam produk otomotif, Yamaha dikabarkan akan meluncurkan sebuah generasi terbaru dari Yamaha NMax, yaitu Lexi. Hal ini diketahui dari media sosial Yamaha Indonesia yang secara tertutup telah memperkenalkan Lexi atau bisa disebut adik Yamaha NMax.

Munculnya adik Yamaha NMax, yaitu Lexi dibenarkan oleh General Manager After Sales & Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M. Abidin. Produk Yamaha terbaru Lexi memamg benar adanya dan produk ini semantara dipublikasikan khusus untuk diler.

“Memang benar itu perkenalan tapi yang diundang diler-diler, sekitar 1.000-an diler seluruh Indonesia yang terpilih. Jadi kan cuma diperlihatkan tapi mereka pada maju ke depan, jadi ramai,” ujarnya M. Abidin Senin (15/1/2018).

Yamaha Indonesia tidak mengundang awak media memang karena pengenalan Lexi hanya khusus untuk diler, karena acara pengenalan model baru yang akan meluncur ke diler-diler resmi Yamaha.

“memang biasa diadakan. Jadi acara tersebut murni perkenalan ke diler-diler” tutur M. Abidin.

“Saya jadi sibuk nih, dari tadi ngangkatin telepon gara-gara itu (berita peluncuran Lexi),” kata M. Abidin seraya tertawa.

Lebih lanjut, M. Abidin memberikan informasi jika untuk Lexi belum bisa disebutkan tentang harga dan spesifikasi serta hal lainya yang bersangkutan. Dan hanya diler resmi yang mengetahui informasi lebih lanjut tentang produk terbaru Yamaha yakni Lexi tahun ini.

“Kami juga belum jelaskan spesifikasi dan lain-lain cuma ngasih lihat bakal ada model ini di 2018,” pungkasnya M. Abidin.

Memenaskan Mesin Motor Terlalu Lama Dapat Memberi Dampak Negatif

Maemoapps.com – Sudah bukan sebuah rahasia dan ini tentu sering dilakukan oleh para pemilik motor pada pagi hari yaitu memanaskan mesin motornya. Bukan tanpa alasan melakukan kegiatan ini, memanaskan mesin motor tentu perlu dilakukan untuk melumasi semua komponen yang berada di dalam mesin dengan oli.

Membahas lebih jauh tentang cara memanasi motor ternyata masih banyak pemilik motor yang salah dalam metode memanasi mesin motornya, seperti waktu yang cukup lama saat memanasi mesin motor hal ini sering dilakukan karena biasanya sang pemilik juga melakukan sebuah aktivitas lain sembari memanaskan motornya. Namun, perlu diketahui jika memanasi motor dengan waktu yang lama akan berdampak buruk pada mesin motor.

“Kalau memanaskan motor jangan terlalu lama, sekitar 3 menit dan maksimalnya 5 menit. Karena motor zaman sekarang sudah didesain siap pakai,” kata Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta, Rendra Kusuma, saat ditemui di tempat kerjanya di bilangan Dewi Sartika.

Menurut Rendra Kusuma saat kita memanasi motor perangkat lain dalam motor seperti lampu utama akan ikut menyala. Kemudian, lampu yang menyala itu akan
menghasilkan energi panas.

Lebih lanjut, Rendra menginformasikan jika energi panas yang dihasilkan oleh nyala lampu tidak dibuang, muncul kemungkinan bisa merusak lampu utama. Oleh karena itu, Memanaskan motor terlalu lama sangat tidak baik untuk dilakukan.

“Kalau terlalu lama dipanaskan dan motor dalam keadaan diam kan lampunya jadi makin panas karena tidak ada sirkulasi pendinginan, nanti mika lampunya bisa meleleh,” jelasnya Rendra.

Selain dari lampu, leher knalpot juga akan terkena dampak dari lamanya proses memanaskan mesin motot. Menurut Rendra memanaskan motor yang terlalu akan mempercepat leher knalpot menjadi kekuningan hal ini juga karena leher knalpot yang bersentuhan langsung dengan mesin.

Brain to Vehicle Teknologi Terbaru Dari Nissan

Maemoapps.com – Setelah ramai dengan banyaknya mobil listrik kini ada sebuah teknologi baru yang bisa ditanam didalam mobil yaitu Brain to Vehicle, dengan teknologi ini mobil bisa membaca pikiran dari pengemudi dan bisa berjalan tanpa sopir.

Teknologi Brain to Vehicle sendiri dibuat oleh sebuah produsen otomotif multinasional asal Jepang, Nissan. Dengan teknologi diharapkan mobil bisa membaca pikiran manusia yang berasal dari otak dan memungkinkan mobil bisa berkomunikasi. Dan dengan teknologi ini mobil akan membantu meningkatkan respon dari sang pengendara.

Brain to Vehicle sendiri akan menjalani debut perkenalannya di pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas sebelum memasangnya di setiap mobil produk Nissan. B2V merupakan pengembangan terbaru dari Nissan Intelligent Mobility.

“Saat orang-orang berpikir soal teknologi otonom, kami justru lebih memikirkan ke depan lagi bagaimana manusia bisa mengontrol mesin lebih baik lagi. Teknologi B2V menggunakan sinyal dari masing-masing otak manusia agar berkendara lebih menyenangkan,” ujar Executive Vice President Nissan, Daniele Schillaci dalam siaran persnya.

Dengan adanya teknologi Brain to Vehicle sopir akan sangat terbantu dalam hal respon dan dapat dengan cepat menentukan apakah mobil harus berbelok, menginjak rem, atau pedal gas. Penemuan terbaru dari Nissan ini benar-benar akan sangat membantu.

Tidak hanya itu, teknologi Brain to Vehicle juga bisa mendeteksi dan mengevaluasi ketidaknyamanan seseorang saat berkendara dalam mobil. Sehingga itu bisa mengubah kebiasaannya dalam berkendara.

Teknologi yang dibuat Nissan ini merupakan yang pertama di dunia. Si pengendara bakalan menggunakan sebuah perangkat yang bisa mengukur aktivitas manusia dan kemudian dianalisa lewat sistem digital.

BMW Seri-3 Menjadi Primadona Di Inggris

Maemoapps.com – Pasar otomotif internasional dipenuhi dengan deretan produk-produk terbaru dari berbagai jenis mobil di sepanjang tahun 2017 lalu. Tidak terkecuali di negara yang menjadi basis dan kiblat produksi mobil internasional, Inggris. Tidak hanya gerak dan geriknya yang menarik dari pasar otomotif di Inggris, tetapi juga kabar tentang mobil yang paling diincar oleh masyarakat Inggris.

Sebuah situs terkenal di Inggris Auto Trader yang bergerak dibidang penjualan mobil baru maupun bekas mengungkapkan data informasi dari para konsumennya tentang mobil jenis apa yang paling dicari di Inggris.

Dari data yang diambil dari Auto Trader ternyata BMW Seri-3 bermesin diesel adalah peringkat pertama pencarian mobil yang ingin dimiliki konsumen menurut data Auto Trader. Selain BMW Seri-3 bermesin diesel ada juga Volkswagen Golf dan setelah itu peringkat ketiga adalah Mercedes-Benz C-Class.

Dan dibawah peringkat 3 besar mobil paling dicari di Inggris ada Ford Focus, kemudian BMW Seri-1 dan setelahnya adalah BMW Seri-5. Sedangkan posisi ketujuh adalah Ford Fiesta, posisi kedelapan Audi A3 dan kesembilan adalah Mercedes-Benz E-Class.

Jika data tersebut dikecilkan dan dikategoriskan lagi, untuk mobil bermesin diesel yang paling dicari adalah BMW Seri-3, Volkswagen Golf, dan BMW Seri-5. Sedangkan yang mobil yang paling dicari untuk jenis mesin bensin adalah Volkswagen Golf, BMW Seri-3, dan Ford Focus.

Dari data yang dihimpun oleh Auto Trader, bisa dilihat jika mayoritas masyarakat Inggris lebih tertarik dengan mobil buatan Eropa ketimbang dengan buatan dari Jepang.

“Hal ini menunjukkan bahwa pembeli mobil di Inggris sangat tertarik untuk memanjakan diri mereka sendiri dengan produsen mobil premium. Karena banyak sekali yang mencari mobil baru maupun bekasnya lewat wadah ini,” ungkap Ivan Airstrop yang merupakan salah satu pihak Auto Trader.